Banjir Picu Pemblokadean Jalan, Kapolres Agara Turun Langsung Redam Ketegangan Warga di Tengah Banjir Desa Kuning I
ACEH TENGGARA – Mengedepankan pendekatan humanis dan mengutamakan keselamatan masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., bersama Kapolsek Bambel turun langsung menemui warga Desa Kuning I yang melakukan pemblokadean jalan nasional Kutacane–Medan akibat banjir, Kamis (29/10/2026).
Aksi pemblokadean tersebut terjadi di sekitar Jembatan Desa Kuning I, dipicu luapan air yang menggenangi jalan nasional dan merendam sejumlah rumah warga. Kondisi semakin memprihatinkan karena kendaraan yang melintas menimbulkan gelombang air hingga masuk ke rumah warga, sehingga memicu keresahan masyarakat yang terdampak banjir.
Merespons situasi tersebut, Kapolres Aceh Tenggara hadir langsung untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat sekaligus melakukan dialog dan negosiasi secara persuasif. Melalui komunikasi yang humanis, Kapolres berupaya meredakan ketegangan serta mencari solusi bersama dengan tetap mengutamakan keselamatan warga, kepentingan pengguna jalan, dan terjaganya situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Kapolres Aceh Tenggara mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendengarkan keluhan warga dan membantu mengupayakan penyelesaian atas persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam situasi darurat akibat bencana.
Pendekatan dialogis menjadi langkah utama agar aspirasi warga dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti, sekaligus mencegah situasi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban yang lebih luas. Polri juga mengedepankan penyelesaian secara persuasif dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat serta kelancaran akses transportasi di jalur nasional Kutacane–Medan.
Kehadiran Kapolres di lokasi menjadi wujud nyata komitmen Polres Aceh Tenggara untuk selalu hadir, tanggap, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kesulitan akibat bencana alam.
Di tengah bencana, Polri hadir bukan sekadar menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga mendengar, merangkul, dan mengupayakan solusi bersama demi keselamatan serta kepentingan masyarakat.
Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.
Berita Lainnya dalam Kategori Kapolres Aceh Tenggara
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Komentar Sebelumnya
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!