Tiga Jembatan Putus, Dua Jalan Utama Lumpuh, Polres Aceh Tenggara Fokus Evakuasi Warga di 14 Kecamatan Terendam Banjir

Polres Aceh Tenggara Oleh: Humas Agara 28 November 2025 66x dilihat

Tiga Jembatan Putus, Dua Jalan Utama Lumpuh, Polres Aceh Tenggara Fokus Evakuasi Warga di 14 Kecamatan Terendam Banjir

 

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara selama tiga hari berturut-turut menyebabkan 14 dari 16 kecamatan terendam banjir. Tingginya debit air tidak hanya menggenangi pemukiman warga, tetapi juga merusak sejumlah infrastruktur vital. 28 November 2025

 

Akibat bencana ini, 6 warga meninggal dunia, 5 mengalami luka-luka, dan 7 lainnya masih dalam pencarian. Selain itu, dua jalan Lintas penghubung Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues putus total di Desa Ketambe dan Desa Kati Maju. Tiga jembatan penghubung antar kecamatan juga mengalami kerusakan putus total, yakni Jembatan Mbarung, Jembatan Natam, dan Jembatan Salim Pipit. Sementara satu Jembatan Silayakh rusak berat, dan dua jembatan gantung juga putus.

 

Putusnya ketiga jembatan utama membuat akses menuju Kecamatan Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah, dan Darul Hasanah menjadi terisolasi. Masyarakat di wilayah tersebut hanya bisa keluar-masuk melalui jalur darurat yang sangat terbatas.

 

Menanggapi kondisi darurat ini, Polres Aceh Tenggara langsung menurunkan personel ke lapangan untuk membantu evakuasi warga. Dengan peralatan seadanya, personel Polri mengevakuasi warga lanjut usia, anak-anak, dan keluarga yang rumahnya terendam banjir.

 

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Polres Aceh Tenggara AKP J. Silalahi menegaskan, “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami akan terus bekerja maksimal membantu evakuasi, distribusi bantuan, serta menjaga keamanan di wilayah yang terdampak banjir.”

 

Selain evakuasi, Polres Aceh Tenggara juga mengamankan jalur berbahaya dan mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan.

 

Warga terdampak pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respon cepat Polres Aceh Tenggara. Kehadiran aparat yang sigap di lokasi-lokasi sulit memberikan rasa aman sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi ujian bencana alam.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!